20 Oktober 2022,

admin_rucika

Dampak Hujan Terhadap Bangunan Jika Tidak Dikelola Dengan Baik

Hujan merupakan peristiwa turunnya air ke permukaan bumi. Namun sebenarnya, proses terjadinya hujan tidak sederhana ada serangkaian alur yang harus dilalui. Mungkin saat kecil kita pernah bertanya-tanya bagaimana proses terjadinya hujan? Bagaimana caranya air bisa jatuh dari langit dan membasahi seluruh bumi? Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang dahulu mungkin terasa sulit untuk dijawab. Seiring dengan bertambahnya usia dan semakin belajar, maka kita mengetahui bahwa hujan tidak turun begitu saja. Ada proses panjang yang menyebabkan air turun ke bumi.

Iklim Indonesia yang tropis lembab berbeda dengan iklim negara empat musim atau negara dengan iklim tropis kering seperti daerah Timur Tengah. Hal ini menyebabkan bangunan di Indonesia harus memperhatikan iklim tropis basah ini, diantaranya adalah menyangkut tentang hujan dan bagaimana bangunan beradaptasi dengan hujan. Tak jarang bangunan di Indonesia didesain dengan dasar yang salah tentang bagaimana mengatasi hujan. Desain dengan gaya modern minimalis, mediterania atau klasik yang berasal dari luar negeri sebaiknya didesain dengan memperhatikan curah hujan yang tinggi ini. Bagi Anda yang tinggal di daerah dengan curah hujan tinggi, beberapa hal perlu kita perhatikan dalam merancang bangunan bertingkat atau jenis bangunan lainnya.

Atap bangunan yang baik adalah yang dapat menjadi payung bagi bangunan, seperti bila kita sedang memakai payung untuk berlindung saat hujan. Atap yang mirip payung dapat melindungi, namun seperti orang berpayung percikan air yang jatuh ke tanah masih bisa mengenai bagian bawah bangunan seperti kaki dinding, lantai pada teras dan rubanah. Desain atap yang baik adalah desain atap memiliki kemiringan atau sloping sesuai dengan luasan atap dan menggunakan material seperti genteng berbahan tanah liat atau atap berbahan metal yang dapat mengalirkan air hujan dengan cepat ditambah dengan sistem perpipaan air hujan yang baik. Desain atap datar juga bisa digunakan pada bangunan landed atau bangunan bertingkat tinggi, namun membutuhkan penanganan secara khusus agar air hujan tidak tertahan lama diatas atap datar sehingga tidak menyebabkan air menggenang terlalu lama dan bisa menyebabkan beban untuk struktur bangunan dan menyebabkan kebocoran. Pada daerah pesisir pantai, kadar garam yang tinggi dapat merusak atap yang berbahan besi atau metal. Air hujan sebaiknya segera dialirkan dari atap ke drainase yang berada disekitar bangunan.

Musim hujan memang ditunggu dikala kemarau, tapi musim hujan yang tiada henti juga mengganggu kehidupan kita dan menimbulkan masalah rumah setelah hujan berlalu. Seperti kita ketahui, perubahan musim seringkali meninggalkan kerusakan pada beberapa bagian rumah kita. Bermacam sebab yang diakibatkan oleh perubahan musim, semisal pergeseran tanah, rembesan air dari atap atau genteng, dinding retak-retak, dan sebagainya. Antisipasi dan perawatan yang baik pada rumah merupakan salah satu cara dalam menghindari kejadian tersebut.

Dari beberapa permasalahan yang timbul akibat pengelolaan sistem air hujan yang kurang tepat, PT.Wahana Duta Jaya Rucika menawarkan sistem pengelolaan air hujan pada atap bangunan yaitu Rucika Siphonic System. Rucika Siphonic System merupakan sistem drainase air hujan yang memanfaatkan ketinggian bangunan sebagai hydraulic head untuk menciptakan efek sifon yang dapat mempercepat aliran drainase air hujan pada atap menuju saluran bagian bawah. Perhitungan teknik hidrolik air hujan yang menjamin dan mengontrol pembentukan tekanan di dalam sistem pipa, dan mencapai kapasitas drainase yang sangat tinggi di dalam bangunan. Sistem Siphonic dirancang berdasarkan prinsip aliran pipa penuh terhadap air. Dengan memberikan solusi desain pipa air hujan dikombinasikan tanpa kemiringan untuk pekerjaan pemasangan pipa pada posisi horizontal, ukuran dan jumlah pipa air hujan dapat berkurang secara signifikan, kedalaman air di talang secara signifikan dapat diturunkan untuk memungkinkan rekayasa tepat desain pada pipa air hujan.

Ketika kita mulai merancang sebuah bangunan, konsep bangunan yang dirancang harus memikirkan solusi ketika musim hujan tiba. Dengan mengaplikasikan Rucika Siphonic System pada setiap bangunan, tentu dapat mengurangi masalah yang timbul dikemudian hari.

-JDW-

Share This Post :

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

OUR PRODUCTS

SORT BY

OUR PROJECTS