Web
Analytics Made Easy - StatCounter
Berawal dari Rumah Tangga, Sehatkan Bumi Kita

Berawal dari Rumah Tangga, Sehatkan Bumi Kita

Berawal dari Rumah Tangga, Sehatkan Bumi Kita

Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan beriklim tropis sehingga hanya terdapat 2 musim di setiap tahunnya yaitu musim hujan dan musim kemarau. Ketika memasuki musim hujan banyak terdapat genangan air bahkan banjir di beberapa daerah di Indonesia. Sedangkan ketika memasuki musim kemarau banyak daerah di Indonesia yang mengalami kekeringan, seakan – akan tanah sama sekali tidak menyimpan air. Hal ini dikarenakan air hujan yang jatuh ke atas permukaan tanah mayoritas tidak diserap ke dalam tanah melainkan hanya mengalir di atas permukaan tanah (run off) kemudian memasuki saluran air dan berakhir ke laut.

Selain dikarenakan permukaan tanah yang telah ditutupi material kedap air, air tidak mampu masuk ke dalam tanah juga dikarenakan porositas tanah yang kecil. Sehingga air hampir tidak mampu menembus lapisan tanah bahkan akar tumbuhan pun sulit untuk berkembang. Tentu hal ini semakin lama akan membuat tanah menjadi tidak sehat dan terjadi kerusakan lingkungan.

Ada beberapa cara untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air. Salah satu cara yang sederhana adalah dengan teknologi vertical mulch atau biasa dikenal dengan istilah biopori, sebuah teknologi yang ditemukan oleh Kamir R. Brata. Teknologi sederhana yang dapat diterapkan pada skala rumah tangga dengan tidak memakan biaya besar untuk pembuatannya.

Biopori merupakan lubang berbentuk silindris yang diberikan casing dari potongan pipa PVC diameter 3 – 4 inch dengan panjang potongan 30 – 100 cm. Pipa PVC yang digunakan tidak perlu spesifikasi tinggi, cukup RUCIKA Standard kelas D. Pada dinding pipa diberikan lubang – lubang kecil dengan diameter lubang +5 mm. Pipa ini berfungsi untuk menjaga lubang agar tidak longsor dan tertutup kembali oleh tanah. Kemudian bagian atas ditutup dengan penutup berlubang agar memudahkan air masuk ke dalam lubang.

Banyak keuntungan yang dapat diberikan dari teknologi sederahana ini, diantaranya :

  1. Mengurangi genangan air di permukaan tanah ketika hujan turun.
  2. Menyimpan cadangan air tanah.
  3. Menyehatkan tanah.

Cara kerja biopori ini tidak cukup dengan kita meletakkan potongan pipa di dalam lubang yang kita gali. Setelah pipa kita letakkan di dalam tanah sebagai casing, kita harus mengisi lubang itu dengan sampah organik sisa rumah tangga (hindari sampah berminyak). Ketika kita meletakkan sampah organik di dalam lubang, lambat laun cacing akan memakan sampah tersebut. Porositas tanah yang dilewati oleh cacing untuk menuju lubang biopori ini nantinya dapat bertambah besar sehingga kemampuan tanah menyerap air pun jauh lebih besar. Selain itu tumbuhnya mikroorganisme pengurai sampah organik akan merubah sampah organik itu menjadi kompos, yang mana kompos (dengan rasio C/N yang baik) akan menjadikan tanah subur dengan unsur hara sehingga sangat bermanfaat untuk tumbuhan di sekitarnya.

Berawal dari skala rumah tangga kita bantu sehatkan bumi ini. Menggunakan teknologi sederhana yang dapat kita terapkan sendiri di lingkungan kita, rumah kita, halaman kita. Mari pelihara bumi kita, dari diri sendiri, dari hal yang paling kecil. Kalau bukan kita, siapa lagi.

Berawal dari Rumah Tangga, Sehatkan Bumi Kita

Sumber gambar: www.sda. pu.go.id

-CFS

Leave us your thought