Hal-Hal yang Tidak Diperbolehkan Saat Proses Penyambungan Pipa PP-R

Penyambungan Pipa PP-R

Salah satu aspek penting dalam mengalirkan air adalah sistem penyambungan pipa yang benar. Akan tetapi permasalahan yang sering terjadi dilapangan saat aplikator melakukan proses penyambungan pipa tidak mengikuti ketentuan yang telah di sarankan oleh produsen pipa. Akibatnya setelah proses penyambungan selesai dan instalasi pipa terpasang di dalam bangunan muncul permasalahan. Maka dari itu, penyambungan merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah instalasi sistem perpipaan.

Salah satu jenis proses penyambungan pipa yang sulit adalah pipa PP-R. Pipa PP-R (Polypropylene Random Type III) merupakan jenis pipayang penyambungannya menggunakan sistem socket fussion dengan alat pemanas. Hal ini berbeda dengan cara proses penyambungan pipa PVC yang menggunakan lem solvent cement yang sudah umum diketahui. Berikut adalah hal – hal yang perlu diperhatikan dalam penyambungan pipa PP-R.

  1. Pastikan pipa dan fitting dalam keadaan bersih

Debu atau kotoran yang masih menempel di dalam pipa atau fitting menimbulkan potensi terjadinya kebocoran. Maka dari itu sebelum melakukan proses penyambungan, aplikator sebaiknya memastikan terlebih dahulu pipa dan fitting dalam keadaan bersih dan terhindar dari debu. Fungsi dari membersihkan pipa dan fitting sebelum di sambungkan agar sambungan yang dihasilkan menjadi homogen atau senyawa.

  1. Hindari penggunakan lap basah

Penyambungan pipa dan fitting saat keadaan lembab akan menyebabkan sambungan tersebut menjadi bergelembung serta menimbulkan pori-pori pada sambungan tersebut. Maka dari itu pastikan pipa dan fitting dalam keadaan kering sebelum dilakukannya proses penyambungan.

  1. Hindari untuk memutar pipa dalam proses penyambungan

Memutar pipa pada saat proses penyambungan menyebabkan adanya potensi kebocoran, Pergerakaan saat proses penyambungan menyebabkan tidak terjadi fusi pada kedua metarial tersebut.

  1. Pastikan proses penyambungan sesuai dengan tabel parameter

Permasalahan yang sering terjadi di lapangan saat para aplikator menyambungkan pipa PP-R tidak mengikuti tabel parameter. Beberapa contohnya yaitu

  • Hal yang sering dilakukan aplikator untuk membuat sambungan pipa menjadi cepat kering yaitu dengan menyiram air. Akan tetapi hal tersebut tidak sesuai standar, karena pendinginan secara tiba tiba dengan cara menyiram air pada sambungan akan menyebabkan material menjadi getas. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya potensi kebocoran pipa saat digunakan untuk mengaliri air bertekanan.
  • Hal lain yang sering dilakukan aplikator yaitu, setelah proses penyambungan selesai langsung digunakan untuk mengaliri air bertekanan. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya potensi kebocoran atau lepasnya sambungan. Idealnya, setelah proses penyambungan selesai didinginkan terlebih dahulu selama beberapa waktu (sesuai tabel parameter). Hal tersebut untuk memastikan sambungan sudah homogen atau

Untuk menghindari permasalahan di atas pastikan pada saat melakukan proses penyambungan sesuai dengan table parameter (pemanasan, penyambungan dan pendinginan). Berikut adalah table parameter yang disarankan.

 table parameter yang disarankan saat penyambungan pipa PPR Rucika Kelen Green
Lihat Cara Penyambungan Pipa PPR yang benar pada video ini

SHARE

rucikaadmin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Blog Terkait

BLOG

NEWS

Load More

TERBARU

Scroll to Top