Pentingnya Standar SNI Pada Pipa

Produk Pipa Rucika Standard SNI

Salah satu aspek penting dalam pengelolan air adalah sistem perpipaan. Sistem perpipaan digunakan untuk memudahkan dalam mengalirkan air ke tempat tujuan sehingga bisa dimanfaatkan/diolah kembali oleh manusia. Hal ini menunjukan pentingnya suatu sistem perpipaan dalam kehidupan manusia. Maka dari itu, standarisasi pada sistem perpipaan menjadi hal yang krusial. Berdasarkan KBBI kata standar memiliki arti “ukuran tertentu yang dipakai sebagai patokan”.

Dalam hal ini, salah satu standar yang digunakan di Indonesia adalah Standar Nasional Indonesia (SNI). Keberadaan standar akan menjamin produk yang diinginkan oleh masyarakat. SNI adalah standar yang berlaku secara nasional di negara Indonesia, disusun dan dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh BSN (Badan Standardisasi Nasional).

Standar ini ditetapkan oleh pemerintah untuk diterapkan pada berbagai hasil produksi yang dibuat oleh masyarakat Indonesia, baik produksi perorangan maupun sebuah organisasi atau perusahaan. Sementara itu berdasarkan UU No. 20 tahun 2014 tentang standarisasi dan penilaian kesesuaian, bertujuan untuk :

• Meningkatkan jaminan mutu, efisiensi produksi, daya saing nasional, persaingan usaha yang sehat dan transparan dalam perdagangan, kepastian usaha, dan kemampuan pelaku usaha, serta kemampuan inovasi teknologi

• Meningkatkan perlindungan kepada konsumen, pelaku usaha, tenaga kerja, dan masyarakat lainnya, serta negara, baik dari aspek keselamatan, keamanan, kesehatan, maupun pelestarian fungsi lingkungan hidup

• Meningkatkan kepastian, kelancaran, dan efisiensi transaksi perdagangan barang dan/atau jasa di dalam negeri dan luar negeri

Standar SNI pada sistem perpipaan akan meningkatkan keamanan dan keselamatan konsumen diberbagai sektor. Seluruh aturan dan standar dibuat untuk memastikan produk perpipaan yang digunakan berfungsi dengan baik dan benar. Standar SNI yang mengatur sistem perpipaan mengatur dari bahan baku pembuat produk, sampai pemasangan dan perawatan seperti di bawah ini :

• Bahan baku yang digunakan untuk membuat produk, komposisinya dan proses pengujian untuk memastikan bahan baku yang berkualitas

• Proses pembuatannya/produksi

• Bentuk dan ukuran produk dan hal-hal terkait identifikasi produk

• Aplikasi dan metode penyambungan

• Pengujian produk sebelum disimpan untuk memastikan produk yang diterima customer berkualitas • Proses penanganan & penyimpanan produk

• Proses perencanaan penggunanaan (installation design) produk

• Proses pemasangan / instalasi produk

• Proses perawatan produk & instalasi.

Disamping itu di tengah globalisasi dan persaingan bisnis yang ketat, standar SNI akan membuat kualitas produk menjadi sama bagi perusahaan-perusahaan yang berbeda. Hal ini akan membuat perusahaan bersaing secara efeisien dan produktif sehingga kompetisi bisnis menjadi lebih sehat.

Secara keseluruhan, standar SNI akan menjamin kualitas, keandalan dan kemanan produk bagi konsumen. Bagi pemerintah, standar SNI digunakan sebagai landasan teknologi yang bertujuan untuk melindungi Bangsa Indonesia dari aspek-aspek Keamanan Keselamatan Kesehatan Lingkungan.

SHARE

rucikaadmin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Blog Terkait

BLOG

NEWS

Load More

TERBARU

Scroll to Top